AS Pasang Rudal Balistik Typhon di Filipina, China Meradang

Anton Suhartono
China desak Filipina untuk memindahkan rudal balistik jarak menengah Typhon milik Amerika Serikat (Foto: Lockheed Martin)

BEIJING, iNews.id - China mendesak Filipina untuk memindahkan rudal balistik jarak menengah Typhon milik Amerika Serikat (AS). Keberadaan rudal AS di Filipina bisa membahayakan keamanan China.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Lin Jian mengatakan, keberadaan rudal AS di Filipina itu merupakan bentuk provokasi serius. Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengirim rudal Typhon ke Filipina sejal awal 2024.

"(Filipina harus) Menarik rudal balistik jarak menengah Typhon segera seperti dijanjikan dan dituntut secara terbuka oleh negara-negara di kawasan. Tidak ada lagi penundaan untuk mengakhiri langkah yang keliru ini," kata Lin, dikutip dari Anadolu, Jumat (15/11/2024).

Rudal Typhon AS, lanjut dia, bisa meningkatkan ketegangan, konfrontasi geostrategis, serta perlombaan senjata di kawasan. Padahal kawasan menginginkan perdamaian dan kesejahteraan, bukan rudal dan konfrontasi.​​

Hubungan atau kerja sama militer Filipina dan AS semakin lengket di masa pemerintahan Presiden Ferdinand Marcos Jr. AS mendapat akses lebih luas di Filipina untuk dijadikan pangkalan militernya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pertama Kali, AS Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati dengan Regu Tembak

2 hari lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

1 hari lalu

Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

2 hari lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal