AS Ragu Otoritas Palestina Mampu Memerintah di Gaza, tapi Juga Tak Mau Hamas Berkuasa

Ahmad Islamy Jamil
Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby. (Foto: AP)

Palestina pertama kali menggelar pemilu pada 2006. Kala itu, Hamas keluar sebagai pemenang dengan perolehan 74 dari total 132 kursi Parlemen Palestina. Sementara Fatah sebagai partai penguasa hanya mendapat 45 kursi.

Pascapemilu yang berlangsung demokratis tersebut, pemerintahan Hamas di Palestina mendapat gangguan dari pihak asing, terutama Israel. Sementara di internal Palestina sendiri, konflik antara Hamas dan Fatah tak terelakkan. Sebagai hasilnya, Hamas hanya mengendalikan Jalur Gaza, sedangkan Fatah memerintah di Tepi Barat.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Nasional
9 jam lalu

Momen Prabowo Menangis Terharu, Apresiasi Baznas Salurkan Bantuan ke Palestina

Internasional
11 jam lalu

Negara-Negara Teluk Marah ke AS usai Wilayahnya Digempur Drone Iran Tanpa Peringatan

Internasional
13 jam lalu

Baru 100 Jam Serang Iran, Biaya Perang AS sudah Tembus Rp60 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal