AS Rumahkan Ribuan Pekerja Pengelola Senjata Nuklir gegara Pemerintah Masih Shut Down

Anton Suhartono
Pemerintahan Donald Trump mulai Senin (20/10) akan merumahkan sekitar 1.400 pekerja di institusi yang mengelola persenjataan nuklir (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai Senin (20/10/2025) akan merumahkan sekitar 1.400 pekerja di institusi yang mengelola persenjataan nuklir. Keputusan itu harus diambil menyusul shut down atau penutupan pemerintah yang masih berlangsung akibat ketiadaan anggaran.

Partai Republik dan Partai Demokrat belum mencapai kata sepakat di Kongres untuk menyetujui rancangan anggaran yang baru, memicu shut down pemerintah sejak 1 Oktober 2025.

Menteri Energi Chris Wright mengatakan, dampak shut down memengaruhi para pekerja Badan Keamanan Nuklir Nasional (NNSA) yang memiliki peran sangat penting dalam memodernisasi persenjataan nukir AS.

NNSA merupakan lembaga semi-otonom di bawah Departemen Energi AS yang juga bekerja di seluruh dunia untuk mengamankan bahan nuklir berbahaya, termasuk di Ukraina, seiring berlanjutnya perang dengan Rusia.

Seorang juru bicara NNSA mengatakan, badan tersebut hanya mempertahankan hampir 400 pekerja. Badan tersebut tidak merumahkan pegawai yang bekerja di layanan darurat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Dewan Perdamaian Gaza Ingatkan Peran Pasukan Stabilisasi Internasional Penting, tapi...

Internasional
14 jam lalu

Tolak Permintaan Trump Ampuni Netanyahu, Presiden Israel: Kami Negara Berdaulat

Internasional
18 jam lalu

Trump Ancam Iran Lagi, Negosiasi Buntu Berarti Serangan Jilid 2

Internasional
18 jam lalu

Trump Sebut Presiden Israel Tak Mau Ampuni Netanyahu karena Takut Kehilangan Jabatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal