Komando Selatan AS bahkan telah memulai siklus perencanaan operasional dalam beberapa pekan terakhir, mempersiapkan beberapa skenario untuk kemungkinan operasi militer di Kuba.
Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) John Ratcliffe mengunjungi Havana pada Kamis pekan lalu sebagai kepala delegasi AS untuk bertemu perwakilan Kementerian Dalam Negeri Kuba.
NYT pada akhir pekan lalu melaporkan, pejabat senior AS sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk menangkap mantan pemimpin Kuba Raul Castro, seperti dilakukan terhadap Venezuela.
Pada 29 Januari, Presiden AS Donald Trump menandatangani instruksi presiden yang memberlakukan biaya impor terhadap negara-negara yang memasok minyak ke Kuba. Trump juga memberlakukan keadaan darurat karena Kuba diduga akan memberikan ancaman terhadap keamanan nasional AS.
Langkah tersebut memperburuk krisis bahan bakar minyak (BBM) di pulau itu, berdampak pada pembangkit listrik, transportasi, produksi pangan, perawatan kesehatan, hingga pendidikan.