HAVANA, iNews.id - Presiden Kuba Miguel-Diaz Canel Bermudez mengomentari ancaman terbaru sejawatnya dari Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Pekan lalu Trump mengatakan, AS segera mengambil alih negara di Kepulauan Karibia tersebut.
Diaz-Canel menyebut ancaman operasi militer terhadap Kuba telah mencapai level yang belum pernah terjadi sebelumnya.
"Presiden Amerika Serikat meningkatkan ancaman agresi militernya terhadap #Kuba ke skala berbahaya yang belum pernah terjadi sebelumnya," ujarnya, dalam pernyataan di media sosial X, dikutip Senin (4/5/2026).
Diaz-Canel menyerukan masyarakat internasional untuk memberi perhatian serius atas ancaman terhadap Kuba.
Menurut dia, tindakan kriminal tersebut hanya demi memuaskan kepentingan sekelompok kecil orang kaya dan berpengaruh. Tujuan mereka adalah balas dendam dan menguasai yang lemah.