AS Tak Dapat Peringatan soal Ancaman terhadap Jurnalis Jamal Khashoggi

Anton Suhartono
Unjuk rasa di depan kantor konsulat Saudi di Istanbul, Turki (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mendesak Arab Saudi untuk terbuka soal hilangnya jurnalis kontributor The Washington Post, Jamal Khashoggi.

Khashoggi hilang sejak 2 Oktober setelah masuk ke kantor konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, untuk mengambil dokumen terkait rencana pernikahannya dengan perempuan asal Turki.

Pria 59 tahun itu dikenal kerap mengkritisi kebijakan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman. Pada September 2017, Khashoggi meninggalkan Saudi karena mendapat ancaman. Dia lalu pindah ke Virginia, AS. Dia juga sudah mengajukan kewarganegaraan AS.

The Washington Post melaporkan, beberapa pejabat Saudi pernah mendekati Khashoggi untuk menawarkan perlindungan. Tak hanya itu, Khashoggi juga pernah ditawari jabatan tinggi di pemerintahan jika mau pulang. Namun tawaran itu ditolaknya.

Masih dilaporkan The Washington Post, seorang sumber pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan, para pejabat Saudi pernah membahas rencana untuk memancing Khashoggi keluar dari Virginia lalu menahannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Riyadh Saudi, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan

1 hari lalu

Dewan Keamanan PBB Kecam Serangan Houthi ke Arab Saudi

22 jam lalu

Heboh! Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS Mungkin Bocor ke China, Komponen Hilang

2 hari lalu

Komentari Serangan Houthi, Khatib Masjidil Haram: Makkah Kebal dari Rencana Jahat Apa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal