AS Tak Ingin Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir

Anton Suhartono
Wakil Presiden AS JD Vance menegaskan pemerintahan Donald Trump tidak memiliki agenda untuk menggulingkan rezim Iran (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan tidak memiliki agenda untuk menggulingkan rezim Iran. Fokus utama Washington saat ini adalah memastikan Teheran tidak memiliki senjata nuklir.

Penegasan itu disampaikan Wakil Presiden AS JD Vance di tengah bergulirnya kembali perundingan nuklir antara AS dan Iran yang dimulai sejak 6 Februari di Muscat, Oman.

“Presiden telah memberi tahu seluruh tim seniornya bahwa kita harus berusaha untuk mencapai kesepakatan yang memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir,” ujar Vance kepada wartawan, seperti dikutip Sputnik, Kamis (12/2/2026).

Menurut Vance, isu perubahan rezim, kini dipimpin Ayatollah Ali Khamenei, bukan bagian dari kebijakan yang sedang ditempuh Gedung Putih. Ia menekankan bahwa masa depan politik Iran sepenuhnya menjadi urusan rakyatnya sendiri.

“Jika rakyat Iran ingin menggulingkan rezim, itu terserah pada mereka. Yang kami fokuskan saat ini adalah fakta bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Itu telah menjadi fokus kebijakan Presiden, bahkan sejak periode pertama,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ratusan Ribu Warga Iran Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei, Duka Selimuti Teheran

57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Kemlu Pastikan RI Diundang Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, Utus Dubes di Teheran

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal