AS Tak Ingin Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir

Anton Suhartono
Wakil Presiden AS JD Vance menegaskan pemerintahan Donald Trump tidak memiliki agenda untuk menggulingkan rezim Iran (Foto: AP)

Pernyataan ini sekaligus menjawab spekulasi bahwa meningkatnya tekanan militer AS di kawasan Timur Tengah berkaitan dengan upaya mengganti pemerintahan di Teheran. Trump sebelumnya mengungkapkan sedang mempertimbangkan pengerahan gugus tempur kapal induk kedua untuk memperkuat USS Abraham Lincoln yang telah berada di kawasan tersebut sejak bulan lalu.

Meski demikian, Vance menegaskan langkah-langkah itu lebih dimaksudkan sebagai bagian dari strategi menjaga opsi tetap terbuka apabila diplomasi gagal membuahkan hasil.

“Jika kesepakatan tidak tercapai, Presiden akan terus mempertahankan opsi-opsinya,” ujarnya, merujuk pada kemungkinan langkah militer.

Trump menyebut pembicaraan dengan Iran sejauh ini berjalan baik. Namun dari pihak Teheran, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menegaskan Iran tetap bersikeras mempertahankan haknya untuk memperkaya uranium, bahkan jika harus menghadapi risiko konflik.

Iran berulang kali menyatakan program pengayaan uranium mereka ditujukan untuk kepentingan sipil, terutama energi, dan bukan untuk pengembangan senjata nuklir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Balas Trump, Giliran Iran Klaim California Wilayah Negaranya

14 jam lalu

Trump Semprot Presiden Korsel Lee karena Tak Mau Bantu AS Perang Lawan Iran

15 jam lalu

Iran Ancam Negara-Negara Arab yang Bantu AS Serang Negaranya

17 jam lalu

Diserang Iran, Uni Emirat Arab Hentikan Kerja Sama Perdagangan Tanpa Batas Waktu 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal