AS Tak Melihat Tanda-Tanda Rusia Bakal Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Joe Biden. (Foto: Reuters)

Sementara, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexei Zaitsev, pada pekan pertama Mei lalu juga menegaskan bahwa Moskow tidak akan menggunakan senjata nuklir dalam operasi militer khusus di Ukraina. 

“Biar saya perjelas: Setiap penggunaan senjata nuklir dalam konflik ini dalam skala apa pun akan sepenuhnya tidak dapat diterima oleh kami (AS) serta seluruh dunia dan akan menimbulkan konsekuensi yang parah,” kata Biden lagi dalam artikelnya di NYT.

Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.

Rusia mengklaim, tujuan dari operasi khusus itu adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, operasi itu juga untuk melindungi orang-orang yang menjadi sasaran “genosida” oleh rezim Kiev selama delapan tahun terakhir.

Negara-negara Barat pun menanggapi agresi militer Rusia itu dengan menjatuhkan sanksi komprehensif terhadap Moskow, termasuk embargo terhadap produk energi Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
56 menit lalu

Menkeu AS: Perang Lawan Iran Memasuki Fase Terakhir

2 jam lalu

Iran Siapkan Senjata Canggih Hadapi Perang Panjang Lawan AS-Israel

3 jam lalu

Presiden Iran: Trump Kira Kami Akan Ambruk seperti Venezuela

3 jam lalu

Di Tengah Konflik Lawan AS, Iran Temukan Harta Karun Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal