AS Tepis Laporan Media soal Rencana Penambahan 14.000 Pasukan ke Timur Tengah

Anton Suhartono
Pentagon membantah laporan media AS soal rencana penambahan 14.000 pasukan ke Timur Tengah (Foto: AFP)

"Ada banyak wilayah air untuk dilindungi. Sederhananya, kami tidak punya cukup sumber untuk berada di tempat yang kami inginkan dalam jumlah yang sesuai setiap saat," katanya, saat itu.

Namun McKenzie menolak kritikan bahwa AS melepas diri dari Timur Tengah.

"Kami memiliki kapal induk di panggung, kami telah memperkuat Arab Saudi. Jadi saya tidak yakin, apakah akan setuju dengan narasi pengabaian atau narasi menjauh," ujarnya.

Menurut dia, AS memiliki prioritas dalam hal pertahanan dan Timur Tengah mungkin bukan yang paling utama. Namun dia menegaskan kawasan itu sangat penting.

"Saya pikir itu tetap merupakan hal yang sangat penting bagi Amerika Serikat," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Viral, Presiden Iran Pezeshkian Jalan di Trotoar Tanpa Pengawalan Ketat saat Serangan AS-Israel

Nasional
13 jam lalu

Bahlil Ungkap Perbandingan Waktu Impor BBM dari AS dan Timur Tengah: Selisih 20 Hari

Internasional
18 jam lalu

Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak saat Jalankan Misi Serang Iran, 6 Tentara Tewas

Nasional
24 jam lalu

LPOI Peringatkan Ancaman Krisis Global: Perang Harus Dihentikan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal