AS Tuduh China Berusaha Curi Data Penelitian Vaksin Virus Corona melalui Hacker

Anton Suhartono
FBI menyebut ada upaya pencurian data penelitian vaksin virus corona oleh China (Foto: AFP)

“Apa lagi yang baru dari China? Apa lagi yang baru, ceritakan ke saya. Saya tidak senang dengan China. Kami mengikuti dengan sangat cermat," ujarnya, seperti dikutip dari AFP, Selasa (12/5/2020).

Sementara itu Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian menepis tuduhan tersebut dengan mengatakan negaranya dengan tegas menentang semua serangan dunia maya.

"Kami memimpin dunia dalam penanganan Covid-19 dan penelitian vaksin. Tidak bermoral menuduh China dengan rumor dan fitnah tanpa adanya bukti," kata Zhao.

Sebelumnya The New York Times mengungkap peretasan ini merupakan awal serangan balik. Para ahli siber dari Komando Siber ​​Pentagon dan Badan Keamanan Nasional dilaporkan mengetahuinya.

Pekan lalu dalam sebuah pesan bersama, Inggris dan Amerika Serikat memperingatkan meningkatnya serangan di dunia maya terhadap para profesional kesehatan yang terlibat dalam penanganan virus corona.

Upaya ini dilakukan kelompok terorganisasi yang sering dikaitkan dengan aktor-aktor pemerintahan.

Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris dan Badan Keamanan Infrastruktur Siber AS menyatakan, mereka telah mendeteksi taktik pelacakan kata sandi berskala besar. Peretas mencoba mengakses akun melalui kata sandi yang umum digunakan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Menlu Iran Blak-blakan Tak Percaya dengan AS: Ada Kemungkinan Mereka Menipu!

Internasional
22 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
24 jam lalu

Ngeri! Pesawat Mendarat Darurat di Jalan Raya Hantam Mobil

Internasional
1 hari lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Inggris, Pangeran Andrew Dituduh Bocorkan Rahasia Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal