Australia Bangun Kapal Selam Nuklir, Begini Tanggapan China

Umaya Khusniah
Kapal selam. (Foto: Pixabay)

BEIJING, iNews.id - China menilai pakta keamanan AUKUS antara Australia, Amerika Serikat (AS) dan Inggris dapat merusak perdamaian regional. 

"Keputusan AS dan Inggris untuk mengekspor teknologi kapal selamnuklir ke Australia membuktikan mereka menunjukkan ekspor nuklir untuk keuntungan geopolitik. Ini sangat tidak bertanggung jawab," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China,  Zhao Lijian. 

Lijian menambahkan, kesepakatan AUKUS yang memasok Australia dengan kapal selam nuklir sangat merusak perdamaian dan stabilitas regional. Hal itu juga memicu perlombaan senjata dan merusak perjanjian non-proliferasi. 

China berjanji akan mengikuti perkembangan kesepakatan AUKUS. Hubungan bilateral antara Beijing dan Australia telah menurun sejak negara kangguru bergabung dengan Barat untuk menyelidiki asal mula pandemi Covid-19.

“Jika Australia sebagai penandatangan non-senjata nuklir dari perjanjian non-proliferasi dan Perjanjian Zona Bebas Nuklir Pasifik Selatan mengimpor teknologi kapal selam nuklir, negara tetangga dan masyarakat internasional memiliki alasan untuk mempertanyakan ketulusannya dalam memenuhi perjanjian tersebut,” katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal