Balas Ancaman Trump, Turki: Kami Akan Terus Melawan Milisi Kurdi

Nathania Riris Michico
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP)

PKK masuk dalam daftar hitam sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan Uni Eropa.

Namun, AS bekerja erat dalam beberapa tahun terakhir dengan YPG, seperti memberikan dukungan dan pelatihan militer, dalam perang melawan ISIS di Suriah.

"Adalah kesalahan fatal untuk menyamakan Kurdi Suriah dengan PKK," tutur Kalin.

Dia juga menyebut bahwa Turki berperang melawan teroris, bukan Kurdi Suriah.

Dukungan AS untuk YPG menjadi salah satu sumber utama ketegangan antara Turki dan AS. Namun tampaknya, ada beberapa perbaikan pada masalah ini setelah Trump mengatakan pada bulan lalu, 2.000 tentara AS akan ditarik dari Suriah.

Turki menyambut keputusan penarikan itu setelah Erdogan mengatakan kepada Trump bahwa Turki dapat menghabisi sisa-sisa terakhir ISIS.

Namun, terjadi gesekan antara Turki dan AS atas nasib YPG, terutama setelah Menteri Luar Negeri Mike Pompeo sebelumnya menyatakan AS akan memastikan Turki tidak akan "membantai" Kurdi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Klaim Iran Batalkan Rencana Bikin Senjata Nuklir

4 hari lalu

Nah, Trump Tolak Dukung Netanyahu Lagi di Pemilu Israel

6 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

6 hari lalu

Nah, Trump Bantah Bakal Longgarkan Sanksi untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal