Bandara Kabul Dibuka Lagi untuk Pengiriman Bantuan dan Penerbangan Domestik

Anton Suhartono
Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, dibuka kembali, Sabtu (4/9) untuk pengiriman bantuan kemanusiaan dan penerbangan doemstik (Foto: Reuters)

DUBAI, iNews.id - Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, kembali dibuka, Sabtu (4/9/2021), setelah dihentikan operasinya sejak penarikan seluruh pasukan AS pada 30 Agustus. Penerbangan untuk mengirim bantuan kemanusiaan serta lalu lintas domestik sudah dimulai meski sangat terbatas.

Stasiun televisi Al Jazeera melaporkan, Duta Besar Qatar untuk Afghanistan memastikan tim teknis berhasil membuka kembali bandara setelah melakukan perbaikan fasilitas yang rusak.

Menurut dubes, landasan pacu bandara diperbaiki bekerja sama dengan pihak berwenang Afghanistan. Sementara itu dua penerbangan domestik dioperasikan dari Kabul ke Kota Mazar i Sharif dan Kandahar.

Sebelumnya dalam konferensi pers bersama di Doha, Menteri Luar Negeri (Menlu) Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dan mitranya dari Inggris, Dominic Raab, mengatakan negara Teluk sedang berbicara dengan Taliban serta bekerja sama dengan Turki untuk mendapatkan dukungan teknis dimulainya kembali operasional bandara Kabul.

Sejak bandara ditutup tak ada lagi aktivitas penerbangan dari dan menuju Kabul. Taliban tak memiliki kapasitas untuk mengoperasikan bandara, terutama mengatur arus lalu lintas udara. Sejak itu otoritas penerbangan sipil Amerika Serikat (FAA) melarang maskapai negaranya melintasi langit Afghanistan karena tak ada pengatur lalu lintas udara.

Saat proses evakuasi warga asing dan penduduk Afghanistan selama 3 pekan, peran pengatur lalu lintas udara diambil alih militer AS. Rekaman video menunjukkan beberapa personel mengatur lalu lintas dengan sangat sederhana, duduk di bawah tenda sambil berkomunikasi melalui radio dengan pilot.

Saat itu memang tak banyak armada yang mendarat dan terbang, melainkan beberapa pesawat charteran serta angkatan udara yang mengevakuasi warga.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Takut Ditembak Iran, Kapal-Kapal Tanker Ogah Lewati Jalur Selat Hormuz Pilihan AS

57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh

57 tahun lalu

AS Bombardir 5 Provinsi Iran, 14 Orang Tewas 78 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal