Bangladesh Kirim Pengungsi Rohingya ke Pulau Terpencil dan Rawan Banjir

Ahmad Islamy Jamil
Para pengungsi Rohingya. (Foto: ANTARA)

Kelompok advokasi Refugees International yang berbasis di AS menyebut rencana itu “picik dan tidak manusiawi”. Sementara, kelompok Fortify Rights Group mengatakan, relokasi orang-orang Rohingya itu bisa jadi dipaksakan dan harus segera dihentikan.

Akan tetapi, wakil pejabat Pemerintah Bangladesh yang bertanggung jawab atas pengungsi, Mohammed Shamsud Douza mengklaim relokasi itu bersifat sukarela.

“Mereka (para pengungsi) pergi ke sana (Bhasan Char) dengan senang hati. Tidak ada yang dipaksa. Pemerintah telah mengambil semua tindakan yang semestinya untuk menangani bencana, termasuk kenyamanan hidup dan penghidupan mereka,” ucapnya.

Seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Bangladesh mengatakan, para pengungsi dipindahkan karena kecil kemungkinan untuk memulangkan mereka ke Myanmar.

Sejumlah pejabat Bangladesh lainnya mengatakan, 400 pengungsi pertama (dari total 2.500 orang) akan diberangkatkan ke pulau itu pada Kamis (3/12/2020) malam, tergantung pada kondisi pasang di laut. Perjalanan mereka ke lokasi akan memakan waktu beberapa jam.

Lebih dari 730.000 Rohingya melarikan diri dari Myanmar pada 2017, menyusul tindakan brutal militer di negara itu—yang menurut PBB dilakukan dengan maksud genosida. Pihak Myanmar membantah genosida dan mengklaim pasukan mereka hanya menargetkan kelompok militan Rohingya yang menyerang pos polisi. Namun, klaim itu hanya pepesan kosong.

Seorang pejabat senior Bangladesh mengatakan, perumahan dengan kapasitas 100.000 orang telah dibangun di pulau itu. Pihak berwenang berencana memindahkan para pengungsi selama musim kemarau November hingga April ketika laut tenang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
28 hari lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

29 hari lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

29 hari lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

29 hari lalu

Napi Narkoba Kabur dari Rutan Lampung sejak 2024, Akhirnya Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal