Bangunan Buatan AS di Pangkalan Angkatan Laut Kamboja Dirobohkan, Ada Apa?

Antara
Gedung yang pembangunannya didanai AS di Pangkalan Militer Ream, Kamboja. (Foto: AFP)

WASHINGTON DC, iNews.idKamboja telah merobohkan sebuah bangunan yang dibangun Amerika Serikat di Ream, pangkalan angkatan laut terbesar di negara ASEAN itu. Informasi tersebut diperoleh dari gambar hasil citra satelit yang diterbitkan oleh lembaga kajian asal AS, Center for Strategic and International Studies (CSIS), Jumat (2/10/2020) waktu setempat.

CSIS menerbitkan sejumlah foto yang disebut-sebut menunjukkan bahwa Pemerintah Kamboja bulan lalu meruntuhkan sebuah bangunan yang dibangun AS di Pangkalan Angkatan Laut Ream. Departemen Pertahanan AS (Pentagon) pada tahun lalu sempat bertanya ke Kamboja ihwal alasan negara itu menolak tawaran renovasi bangunan tersebut.

Penolakan itu memunculkan spekulasi militer China akan membangun sarana di pangkalan Angkatan Laut Kamboja. Pentagon, pusat komando militer AS itu, pada Jumat (2/10/2020) menyatakan, mereka memperhatikan laporan yang menyebut bangunan pusat strategi Angkatan Laut Kamboja, yang didanai AS, telah dirobohkan. AS pun telah meminta penjelasan dari Pemerintah Kamboja.

“Kami khawatir perobohan bangunan itu terkait dengan rencana Pemerintah Kamboja yang akan menampung aset militer Republik Rakyat China berikut pasukannya di Pangkalan Angkatan Laut Ream,” kata Petagon lewat pernyataan tertulis dikutip Reuters, Minggu (4/10/2020) WIB.

Kedutaan Besar Kamboja di Washington DC, AS, belum menanggapi pertanyaan terkait masalah itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
1 jam lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Internasional
16 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Internasional
17 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Internasional
18 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal