Banjir Dahsyat Tewasakan Ratusan Orang, Netizen Nepal Salahkan China

Media massa dan netizen Nepal meluapkan kemarahan kepada China karena tak memberikan peringatan dini mengenai ancaman banjir bandang dahsyat pada Rabu lalu (Foto: AP)

Namun sejumlah pejabat senior Nepal mengatakan kepada BBC, meski pertemuan sesekali dilakukan, menjalin komunikasi dengan China untuk mendapat informasi terkait potensi bencana tidaklah mudah.

Mereka berpendapat mekanisme pertukaran informasi penting semacam itu seharusnya dibentuk sejak lama, mengingat meningkatnya frekuensi bencana di wilayah Himalaya yang berada di kedua negara.

Namun, sejak bencana pada Rabu lalu, Nepal kini secara rutin menerima pembaruan dan informasi, termasuk citra drone dan satelit, dari China.

Sementara itu Menteri Luar Negeri (Menlu) Nepal Shisir Khanal mengatakan, berdasarkan sifat banjir yang terjadi secara tiba-tiba pada Rabu lalu, mengindikasikan China tidak memiliki pengetahuan menyeluruh sebelum kejadian. Dia membebarkan Nepal dan China telah berbagi informasi sejak saat itu.

"Sejak bencana ini terjadi, kami menjalin koordinasi, kerja sama, dan komunikasi yang sangat erat dengan pihak berwenang China, dan mereka sangat terbuka dalam berbagi informasi serta data," ujar Khanal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 tahun lalu

Tekanan Utang, Bank Sentral China Ingatkan soal Minsky Moment

9 tahun lalu

Aturan Pembiayaan Ketat, Pertumbuhan Harga Properti China Melambat

9 tahun lalu

Bank Sentral China Khawatirkan Utang Rumah Tangga

9 tahun lalu

Patahkan Dominasi Dollar, China Siapkan Kontrak Pembelian Minyak Berbasis Yuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal