Perdana Menteri Nepal Balendra Shah mengatakan, 279 orang diselamatkan dari lokasi tersebut hingga Senin (31/8/2026).
Operasi penyelamatan dipimpin tim internasional, terdiri atas personel militer dari Nepal dan China serta beberapa ahli dari India, Korea Selatan, dan Australia.
Kelistrikan Nepal sangat bergantung pada PLTA yang bertahun-tahun mengembangkan proyek-proyek di sepanjang aliran sungai. Setidaknya 11 proyek yang telah selesai atau sedang dibangun rusak akibat banjir.