Banjir Nepal: Korban Tewas Tembus 1.000 Orang, Ratusan Pekerja Terjebak di Terowongan PLTA

Anton Suhartono
Jumlah korban tewas banjir bandang di Nepal dan China menembus 1.000 orang hingga Selasa (1/9) (Foto: AP)

KATHMANDU, iNews.id - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dahsyat di Nepal dan China telah menembus 1.000 orang hingga Selasa (1/9/2026) atau 6 hari pasca-kejadian.

Stasiun televisi pemerintah China CCTV, mengutip data dari kepolisian Nepal, melaporkan korban tewas di Nepal saja mencapai 1.056 orang. Data berbeda disampaikan kantor berita Reuters yang menyebut korban tewas di Nepal mencapai 1.003 orang.

Selain itu, lebih dari 3.900 orang masih hilang, termasuk 600 pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di sepanjang Sungai Trishuli. Mereka terjebak di dalam terowongan yang penuh lumpur dan air. 

Tim SAR memompa udara ke dalam terowongan dan memasuki terowongan dengan banyak jaringan itu. Namun mereka mundur setelah tidak menemukan seorang pun di sana.

"Saya berharap kami bisa menemukannya. Saya berharap dia pulang," kata Anushila Bhandari, istri Aurus Bhandari, pekerja berusia 33 tahun yang hilang di lokasi proyek, kepada BBC.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Neraca Dagang RI Juli 2026 Surplus 0,12 Miliar Dolar AS, China Jadi Sumber Defisit Terbesar

6 jam lalu

Nepal Porak-poranda akibat Banjir, PM Shah: Kami Hadapi Bencana Tak Terbayangkan

11 jam lalu

Banjir Bandang Grand Canyon AS, 2 Orang Tewas Puluhan Masih Hilang

1 hari lalu

Banjir Bandang Dahsyat di Nepal, Kemlu: 51 WNI Dipastikan Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal