Begini Suasana Natal di Arab Saudi

Anton Suhartono
Toko di Riyadh menjual pernak -pernik dan hadiah Natal (Foto: AFP)

RIYADH, iNews.id - Perayaan Natal di Arab Saudi tahun ini terasa berbeda jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tempat penjualan aksesori Natal bertambah, terutama di Ibu Kota Riyadh

Pemandangan orang-orang membeli pakaian Sinterklas, pernak-pernik, serta ornamen lain di toko-toko Riyadh menunjukkan toleransi lebih besar warga lokal terhadap penganut agama lain. Warga yang merayakan Natal di Saudi merupakan pendatang asing yang sedang bertugas di negara itu.

Suasana Natal serta perayaan budaya Barat lainnya, seperti Valentine, mulai dirasakan kemeriahannya di Riyadh beberapa tahun terakhir sejalan dengan kebijakan pemerintah Kerajaan untuk lebih terbuka.

Pada Februari, toko-toko menjual mawar merah serta boneka Teddy Bear untuk merayakan Valentine, perkembangan yang tidak terpikirkan beberapa tahun lalu. Kondisi tak jauh berbeda dirasakan pada Desember ini menjelang perayaan Natal. 

Hanya saja suasana perayaan agak berbeda saat ini terkait pembatasan pandemi Covid-19. Komunitas ekspatriat Kristen di Arab Saudi umumnya menjadikan Natal tahun ini sebagai refleksi ketimbang bersukacita.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Drone dari Irak Serang Pipa Minyak Saudi, PM Ali Al Zaidi Pecat Komandan Militer

21 jam lalu

Liga Dunia Muslim Kecam Serangan terhadap Pipa Minyak Utama Arab Saudi

22 jam lalu

Jaringan Pipa Minyak Utama Arab Saudi Dihantam Drone, Picu Kebakaran Hebat

23 jam lalu

Gawat! Kelompok Houthi Mulai Kuasai Pulau-Pulau di Selat Bab Al Mandab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal