Beirut Memanas, Demonstran Ambil Alih Kantor Kementerian Luar Negeri Lebanon

Ahmad Islamy Jamil
Unjuk rasa di Kota Beirut, Lebanon, berlangsung ricuh, Sabtu (8/8/2020). (Foto: AFP)

Beberapa dari massa pengunjuk rasa tampak membawa potret korban ledakan Beirut dan spanduk bertuliskan nama-nama korban bencana tersebut. Mereka menyalahkan ledakan besar Selasa lalu pada para pemimpin—yang menurut mereka pantas mendapatkan ganjaran setimpal seperti para korban itu.

“Pemerintahku membunuh rakyat,” demikian bunyi salah satu tulisan pada alat peraga yang dibawa peserta aksi unjuk rasa.

“Kamu korup, kamu penjahat,” bunyi tulisan lain yang ditujukan kepada para penguasa di Lebanon.

“Sekarang ada peluang untuk perubahan nyata, tidak seperti demonstrasi lainnya sejak Oktober,” kata Farah.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan, sedikitnya 158 orang tewas akibat ledakan Beirut pada Selasa (4/8/2020). Selain itu, diperkirakan 6.000 orang terluka dan sedikitnya 21 orang hilang dalam bencana besar itu.

Pejabat setempat juga memperkirakan, ada 300.000 warga yang kehilangan rumah atau tempat tinggal akibat ledakan Beirut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
6 hari lalu

Israel Akan Panggil 450.000 Pasukan Cadangan, Gelar Serangan Darat ke Lebanon

Internasional
9 hari lalu

Israel Kembali Bombardir Beirut dan Lebanon Selatan, Lebih dari 25 Orang Tewas

Internasional
19 hari lalu

Pasukan Israel Mulai Masuki Perbatasan Lebanon, Gelar Serangan Darat

Internasional
19 hari lalu

Israel Gempur Lebanon usai Serangan Hizbullah, 31 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal