Bela Masjid Al Aqsa, Rusia Kecam Menteri Radikal Israel

Anton Suhartono
Rusia mengecam tindakan dan pernyataan Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir yang akan membangun tempat ibadah Yahudi, sinagog, di kompleks Al Aqsa (Foto: AP)

Zakharova juga memperingatkan, aksi provokatif Ben Gvir bisa berkontribusi terhadap munculnya sentimen-sentimen radikal di antara warga Israel dan Palestina sehingga melemahkan upaya-upaya internasional untuk meredakan ketegangan militer dan politik di Timur Tengah, khususnya di tengah perang yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.

Status quo Masjid Al Aqsa berlaku sebelum pendudukan Israel atas Yerusalem pada 1967. Kesepakatan internasional menunjuk Wakaf Islam di Yerusalem, di bawah Menteri Wakaf dan Urusan Agama Islam Yordania sebagai pihak yang bertanggung jawab untuk mengelola Masjid Al Aqsa, sehingga tempat suci ini hanya khusus bagi umat Islam.

Namun, sejak 2003, polisi Israel secara sepihak mengizinkan pemukim ilegal Israel memasuki kompleks Masjid Al Aqsa pada hari kerja, kecuali hari Jumat dan Sabtu, tanpa izin Wakaf Islam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
36 menit lalu

Band Massive Attack Dilarang Tampil Lagi di Singapura usai Kibarkan Bendera Palestina saat Konser

4 jam lalu

Pengadilan Israel Batalkan Rencana Menteri Radikal Pelihara Buaya di Penjara Tahanan Palestina

8 jam lalu

Para Jenderal Israel Peringatkan Dampak Kekerasan Pemukim Yahudi Lebih Dahsyat dari Serangan Hamas

9 jam lalu

Trump Klaim Iran Mohon-Mohon kepada AS Batalkan Serangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal