Belanda Tarik 600.000 Masker Buatan China karena Tak Penuhi Standar

Anton Suhartono
Belanda tarik 600.000 masker buatan China (Foto: AFP)

AMSTERDAM, iNews.id - Pemerintah Belanda menarik 600.000 masker buatan China karena tidak memenuhi standar.

Kementerian Kesehatan Belanda menyatakan, masker itu dipesan untuk digunakan petugas medis yang berada di garis depan dalam menangani para pasien virus corona.

Disebutkan, setengah dari 1,3 juta masker yang diduga berjenis N95 (berdasarkan penamaan di Amerika Serikat dan Hong Kong) telah didistribusikan kepada dokter dan perawat.

Masker yang di Eropa dikenal dengan FFP2 atau di China KN95 itu seharusnya memainkan peran penting bagi petugas medis karena mampu memblokir lebih dari 90 persen partikel di udara yang mungkin saja membawa virus corona.

Menurut Kementerian Kesehatan, ukuran masker tidak pas dan filter di dalamnya tidak berfungsi baik. Tidak jelas, apakah makser itu diberikan sebagai sumbangan atau melalui transaksi komersial.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 jam lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

1 hari lalu

Presiden Taiwan Dievakuasi Pakai Kendaraan Lapis Baja, Siap-Siap Hadapi Serangan China

1 hari lalu

Purbaya Bocorkan Rencana China Perpanjang Jalur Whoosh hingga Jatim

2 hari lalu

China Balas Dendam! Hukum 6 Perusahaan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal