Belanda Ungkap Keuntungan yang Diraup dari Negara-Negara Jajahan, Segini Nilainya

Anton Suhartono
Belanda mengungkap keuntungan yang didapat dari negara-negara jajahannya (Foto: Reuters)

AMSTERDAM, iNews.id - Studi yang dilakukan atas inisiasi Pemerintah Belanda mengungkap keuntungan yang diperoleh negara itu selama masa penjajahan. Dalam presentasi kepada parlemen, Kamis (15/6/2023), tim merilis hasil studi bertajuk Negara dan Perbudakan yang menyebutkan, keuntungan yang diraih sebesar 3 juta gulden atau setara dengan 600 juta dolar AS (sekitar Rp9 triliun) nilai saat ini.

Keuntungan itu diperoleh dari perusahaan-perusahaan Belanda yang tersebar di wilayah jajahan selama periode tahun 1675 sampai 1770.

Studi ini dilakukan bertujuan untuk mengkaji peran pemerintah Belanda serta lembaga terkait lainnya di masa perbudakan dan akibatnya. 

Raja Willem-Alexander diperkirakan akan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas praktik perbukan masa penjajahan dalam pidato pada 1 Juli mendatang. Tanggal itu bertepatan dengan peringatan 150 tahun penghapusan perbudakan Belanda di wilayah-wilayah bekas jajahannya.

Para pakar berpendapat, puncak pencapaian ekonomi dan budaya Belanda dicapai melalui praktik kerja paksa yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Ungkap Wilayah RI Paling Terdampak Fenomena El Nino, di Mana Saja?

57 tahun lalu

Mentan Ungkap Rencana Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura: Stok Kita Ada 5,1 Juta Ton

57 tahun lalu

Prabowo: Kenapa RI Selama 81 Tahun Tak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

57 tahun lalu

BNPP Terjun Langsung ke Perbatasan RI-Timor Leste, Telusuri Jalur Ilegal di Belu 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal