Bencana Tewaskan 618 Orang di Sri Lanka Belum Berakhir, kini Muncul Peringatan Longsor

Anton Suhartono
Sri Lanka terus berjibaku dengan salah satu bencana hidrometeorologi terburuk dalam sejarah negara itu, hingga kini merenggut 618 nyawa (Foto: AP)

Rumah Rusak dan Warga Mengungsi

Dari total kerusakan, lebih dari 75.000 rumah terdampak, dengan setidaknya 5.000 rumah hancur total. Jumlah pengungsi yang semula mencapai 225.000 kini turun menjadi sekitar 100.000 setelah sebagian warga pulang karena air mulai surut, meski ancaman longsor masih mengintai.

Siklon Ditwah disebut-sebut sebagai badai terburuk yang melanda Sri Lanka dalam satu abad terakhir. Kombinasi angin kencang, hujan ekstrem, dan kondisi tanah yang rapuh membuat dampak bencana semakin mematikan.

Bantuan internasional pun mulai berdatangan. Myanmar menjadi salah satu negara pertama yang mengirimkan pesawat berisi pasokan darurat bagi korban bencana.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
30 hari lalu

Banjir dan Tanah Longsor, Los Angeles dan 5 Wilayah California Darurat Bencana

Nasional
1 bulan lalu

Sekretariat Kabinet Distribusikan 18 Ton Bantuan ke Aceh, Sumbar, dan Sumut

Nasional
1 bulan lalu

Update Pemulihan Infrastruktur di Sumut, 171 Titik Longsor Tertangani

Internasional
2 bulan lalu

Mirip Indonesia! Banjir Sri Lanka Isolasi Warga di Pegunungan, Korban Tewas 618 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal