Bentrok Anti Junta Militer Pecah di Mindat, Jumlah Korban Belum Diketahui

Umaya Khusniah
Protes anti junta militer di Yangon tengah membakar ban. (Foto: Reuters)

Seorang anggota parlemen setempat mengatakan, pertempuran meletus setelah militer menolak membebaskan tujuh pemuda setempat yang ditahan oleh pihak berwenang. Jumlah korban belum diketahui jelas dalam insiden tersebut.

Sebuah kelompok advokasi mengatakan, setidaknya 788 orang telah dibunuh oleh pasukan keamanan junta dalam tindakan keras terhadap protes terhadap pemerintahannya.

Pihak militer membantah angka itu. Mereka lantas memberlakukan pembatasan ketat terhadap media, informasi, dan internet.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
6 hari lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

7 hari lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

7 hari lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

7 hari lalu

Napi Narkoba Kabur dari Rutan Lampung sejak 2024, Akhirnya Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal