Bentrok Anti Junta Militer Pecah di Mindat, Jumlah Korban Belum Diketahui

Umaya Khusniah
Protes anti junta militer di Yangon tengah membakar ban. (Foto: Reuters)

Seorang anggota parlemen setempat mengatakan, pertempuran meletus setelah militer menolak membebaskan tujuh pemuda setempat yang ditahan oleh pihak berwenang. Jumlah korban belum diketahui jelas dalam insiden tersebut.

Sebuah kelompok advokasi mengatakan, setidaknya 788 orang telah dibunuh oleh pasukan keamanan junta dalam tindakan keras terhadap protes terhadap pemerintahannya.

Pihak militer membantah angka itu. Mereka lantas memberlakukan pembatasan ketat terhadap media, informasi, dan internet.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Destinasi
8 hari lalu

Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!

Nasional
9 hari lalu

Kemlu Kembali Pulangkan 91 WNI Korban Online Scam dari Myanmar, Total 291 Orang

Internasional
28 hari lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Tahap Kedua di Tengah Perang Saudara

Internasional
1 bulan lalu

Partai Pro-Militer Unggul dalam Pemilu Myanmar Tahap Pertama, Partisipasi Pemilih Rendah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal