Bentrok, Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Ribuan Demonstran di Paris

Nathania Riris Michico
Polisi di Paris menembakkan gas air mata ke ribuan pengunjuk rasa. (Foto: AFP)

PARIS, iNews.id - Polisi antihuru-hara Paris bentrok dengan pengunjuk rasa "rompi kuning" yang melancarkan demonstrasi terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron. Bentrokan terjadi di dekat jalan raya Champs-Elysees, Sabtu (8/12/2018).

Dilaporkan AFP, polisi menembakkan gas air mata dalam upaya untuk mendorong kembali ratusan pemrotes agar berkumpul di sekitar jalan perbelanjaan dan monumen Arc de Triomphe.

Polisi memperkirakan, sekitar 1.500 pengunjuk rasa berkumpul di wilayah itu. Sebelumnya, polisi menangkap ratusan orang sebelum aksi protes dimulai.

Teriakan "Macron, mengundurkan diri" bercampur dengan gas air mata di dekat jalan Champs-Elysees, dan menjadi pemandangan dari kerusuhan terburuk di Paris selama puluhan tahun terakhir.

Seorang pengemudi truk yang mengaku bernama Denis mengatakan berencana, seperti yang lain, untuk berbaris di istana presiden Macron.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
16 hari lalu

Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun

17 hari lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

18 hari lalu

Mencekam! Ledakan Guncang Kawasan Dekat Hotel Tempat Menginap Macron di Damaskus

18 hari lalu

Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal