Bentrok, Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Ribuan Demonstran di Paris

Nathania Riris Michico
Polisi di Paris menembakkan gas air mata ke ribuan pengunjuk rasa. (Foto: AFP)

Di antara mereka, ada puluhan yang ditangkap karena membawa topeng, palu, ketapel, dan batu yang bisa digunakan untuk menyerang polisi.

Toko-toko, museum, Menara Eiffel, dan banyak stasiun metro ditutup, sementara pertandingan sepak bola papan atas dan konser dibatalkan.

Kekerasan akhir pekan lalu, yang menyebabkan sekitar 200 mobil dibakar dan Arc de Triomphe dirusak, mengguncang Prancis dan menjatuhkan pemerintahan Macron ke dalam krisis terdalamnya sejauh ini.

Philippe mengatakan, sekitar 89.000 polisi dikerahkan selama aksi protes di seluruh negeri, termasuk 8.000 polisi di Paris. Selain itu puluhan kendaraan lapis baja juga dikerahkan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
9 hari lalu

Presiden Macron Ungkap Kondisi Dunia saat Ini: Seperti Kembali ke Hukum Rimba

10 hari lalu

Macron Sindir Trump soal Gaza di Sidang Umum PBB: Ada yang Bilang Perdamaian Telah Dicapai

2 bulan lalu

Kavinsky Pencipta Nightcall Soundtrack Ikonik Film Drive Meninggal Dunia, Macron Berduka

3 bulan lalu

Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal