Berburu Tikus di Washington DC, Anjing dan Kucing pun Bersatu 

Anton Suhartono
Kelompok pemburu tikus di Washington DC melibatkan kucing dan anjing saat berburu (Foto: Reuters)

Segala jenis anjing dilibatkan dalam perburuan. Warga yang terlibat juga berasal dari berbagai kalangan, dari mulai penduduk pusat kota sampai pinggiran. Bahkan ada pula dari daerah tetangga yang memiliki minat yang sama, yakni berburu tikus. Mereka berkenalan melalui media sosial dan tergabung dalam komunitas ratting.

Bomani Mtume, seorang pensiunan polisi berusia 60 tahun, membawa anjingnya jenis Cairn Terrier, bergabung dalam kelompok tersebut. Dia bergabung sejak Maret bersamaan dengan dibentuknya kelompok tersebut.

Menurut dia, tikus-tikus di kotanya terkenal berani. Mereka bahkan tak lari saat didatangi.

"Ketika pertama kali berburu, mereka (tikus) bahkan tidak lari, hanya melihat anjing," katanya.

Pemburu lain yang dijuluki Nenek Kematian, Teddy Moritz (75), dikenal sebagai pakar di kalangan komunitas anjing pemburu. Dia tak ingin melewatkan perburuan tikus.

“Ini cara yang baik untuk mengendalikan tikus secara organik,” katanya, seraya menjelaskan penggunaan racun tikus membutuhkan waktu beberapa hari untuk memusnahkan hama, sementara anjing dengan cepat membunuh.

“Primitif tapi efektif,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Berlliana Lovell Punya Hobi Aneh Pelihara Tikus di Apartemen, Sampai Dibuatkan Kamar Khusus

7 hari lalu

Jangan Asal Pilih Makanan Anabul, Dokter Hewan Ingatkan Sesuaikan dengan Usia

11 hari lalu

Pengendalian Populasi, 1.554 Kucing di Jakpus Disterilisasi

19 hari lalu

Kucing Spesies Baru Leopardus tilcayo Mirip Macan Tutul Mini, Kenali Ciri-cirinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal