"Mereka mengajukan berbagai alasan termasuk keluarga yang stress, diskriminasi agama dan ras, serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)," kata Yahya.
Menurut dia, sebagian warga Malaysia yang ke Australia sebenarnya tertarik untuk bekerja karena gaji yang lebih tinggi, serta biaya mengajukan visa perlindungan yang berlaku lima tahun hanya sekitar Rp 340 ribu.
"Sistem pendidikan kelas dunia yang dimiliki Australia juga membuat warga kita ingin pindah ke sana dan tinggal lebih lama," ujarnya.