Beredar Video Pasukan Israel Siksa Tahanan Palestina Sebelum Dibebaskan

Anton Suhartono
Pasukan Israel menyiksa para tahanan Palestina yang akan dibebaskan di bawah kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas (Foto: AP)

ANKARA, iNews.id - Israel menyiksa tahanan Palestina yang akan dibebaskan di bawah kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas. Berdasarkan rencana perdamaian Gaza yang diusulkan Presiden AS Donald Trump, Hamas akan membebaskan 48 sandera Israel yang masih hidup maupun tewas. Sebagai imbalannya, Israel membebaskan sekitar 2.000 tahanan Palestina, termasuk 250 orang yang menjalani hukuman penjara seumur hidup.

Sebuah video yang beredar di media sosial sejak Sabtu lalu memperlihatkan petugas keamanan Israel menyiksa tahanan di penjara Negev.

Kantor Media Palestina yang berafiliasi dengan Hamas menerbitkan video tersebut di akun media sosial, mengutip sumber-sumber media Israel. Rekaman tersebut menunjukkan sekelompok tahanan Palestina dengan tangan terikat di belakang punggung, dipaksa berjalan berbaris dengan mata tertutup sambil menundukkan kepala, dikelilingi oleh tentara dan polisi Israel.

Kantor media menyatakan, video tersebut mendokumentasikan adegan menyakitkan yakni perlakuan brutal pasukan Zionis terhadap para tahanan. Mereka yang disiksa itu masuk daftar akan dibebaskan berdasarkan kesepakatan gencatan senjata.

Amjad Al Najjar, ketua Klub Tahanan Palestina, dalam keterangan di Facebook, mengatakan media-media Israel merilis video penyiksaan brutal dari Penjara Gurun Negev sebelum pembebasan mereka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Thailand Deportasi Warga Prancis Cekcok dengan Turis Israel, Sempat Kibarkan Bendera Palestina

15 jam lalu

Dewan HAM PBB Kutuk Rencana Israel Usir Paksa Seluruh Warga Gaza

16 jam lalu

Jerman Ubah Pabrik Mobil VW Jadi Tempat Bikin Senjata Iron Dome Israel

18 jam lalu

Bos Dewan HAM PBB Sindir Negara-Negara yang Hanya Mengecam Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal