Beredar Video Putin Umumkan Damai dan Zelensky Minta Rakyatnya Menyerah, Simak Faktanya

Anton Suhartono
Muncul video Volodymyr Zelensky meminta rakyatnya untuk meletakkan senjata (Foto: Ukrayina 24)

Pusat Komunikasi Strategis Ukraina menyebut Rusia kemungkinan di balik beredarnya video palsu itu untuk melemahkan mental warga dengan meminta mereka menyerah.

Kepala kebijakan keamanan Meta, Nathaniel Gleicher, mengatakan perusahaan dengan cepat memeriksa video itu kemudian menghapusnya. Video itu masuk kategori melanggar kebijakan manipulasi yang menyesatkan.

YouTube juga sudah menghapus video itu karena melanggar aturan informasi hoaks.

Penulis buku Deepfakes Nina Schick mengatakan, sangat mudah untuk menentukan video-video itu hoaks, bahkan secara kasat mata. Menurut dia, video itu sangat kasar dan bisa dilihat dengan jelas oleh orang yang tak begitu paham teknologi sekali pun.

Peran dari perusahaan media sosial sangat besar untuk memberikan kepastian kepada pengguna.

"Platform bisa membuat kehebohan besar dalam menangani ini, ketika mereka tidak melakukan lebih banyak untuk menanganu bentuk disinformasi lainnya. Ada begitu banyak bentuk kesalahan informasi dalam perang ini yang belum dibantah," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Teken Kerja Sama, Rusia Akan Kirim Kosmonaut Myanmar ke Luar Angkasa

10 hari lalu

Puan Ungkit DPR Pernah Jadi Korban Konten Hoaks: Kutipan Palsu hingga Video Lama Dimanipulasi

11 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

12 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal