Beri Selamat kepada Biden, Netanyahu: Anda Teman Baik Israel

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: AFP)

“(Terima kasih kepada Trump) karena telah mengakui Yerusalem dan Golan (sebagai bagian dari Israel); karena membela (Israel) dari Iran; untuk perjanjian perdamaian bersejarah, dan; untuk membawa aliansi Amerika-Israel ke posisi tertinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Netanyahu.

Trump secara sepihak menarik diri dari Kesepakatan Nuklir Iran 2015. Kesepakatan antara Teheran dan sejumlah kekuatan dunia itu sangat dibenci Netanyahu karena membuat Israel merasa terancam. Trump juga mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel yang “tidak terbagi” dengan Palestina.

Trump juga mendukung kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan—yang direbut zionis dari Suriah. Trump juga tak pernah mengkritik pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah Tepi Barat milik Palestina yang diduduki Israel.

Trump juga menjadi perantara kesepakatan normalisasi antara Israel dan tiga negara Arab, yaitu Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Sudan.

Menurut jajak pendapat oleh lembaga pemikir Israel Democracy Institute yang digelar sebelum Pemilu AS 2020, sebanyak 63 persen orang Israel menginginkan Trump terpilih kembali menjadi presiden Amerika.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

57 tahun lalu

Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal