Bernie Madoff Penipu Skema Ponzi Terbesar dalam Sejarah Meninggal Dunia

Djairan
Penipu skema ponzi terbesar dalam sejarah, Bernie Madoff meninggal dunia. (Foto: Fortune)

WASHINGTON, iNews.id - Bernie Madoff, pengusaha yang dihukum atas penipuan dengan skema ponzi terbesar dalam sejarah meninggal di penjara federal pada Rabu (14/4/2021) waktu Amerika Serikat (AS). Biro Penjara Federal mengonfirmasi pria berusia 82 itu meninggal karena penyakit yang diidapnya.

Juru Bicara Biro Penjara, Kristie Breshears mengatakan keluarga Madoff telah diberitahu tentang kematiannya setelah dirawat di fasilitas medis penjara di Butner, Negara Bagian North Carolina. Madoff merupakan pebisnis ulung yang mengaku bersalah pada 2009 telah menipu ribuan klien dengan miliaran dolar investasi selama puluhan tahun.

Para korban penipuan dalam lingkaran skema ponzi tersebut termasuk nama-nama besar seperti legenda bisbol Sandy Koufax, produser film Hollywood Jeffrey Katzenberg, aktor kenamaan Kevin Bacon, dan John Malkovich.

“Hidupnya telah berakhir, dia meninggalkan warisan berbahaya yang telah terukir dalam sejarah perkembangan investasi dunia,” kata Sam Stovall, penulis ‘The Seven Rules of Wall Street’ dan Kepala Strategi Investasi di CFRA Research, dikutip dari USA Today, Kamis (15/4/2021).

Madoff, penipu besar sekaligus sosok jenius di bidang keuangan merupakan mantan ketua pasar saham Nasdaq kelahiran Kota New York. Dia tercatat melakukan penipuan besar selama beberapa dekade yang berhasil memikat selebritas, badan amal, badan keuangan, dan ribuan investor dengan memberikan keuntungan investasi mengerikan.

Penghasilannya yang terus mengalir membuat Madoff dan keluarganya kaya raya. Gaya hidup kelas atas melekat pada pria itu termasuk kepemilikan kondominium Manhattan, rumah tepi pantai di Montauk, juga di East End of Long Island, vila di Massachusetts dan apartemen mewah di Prancis.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
14 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

15 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

19 jam lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

1 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal