Biaya Perang Iran Tembus Rp854 Triliun, Popularitas Trump Terancam Jelang Pemilu

Anton Suhartono
Biaya perang Amerika Serikat melawan Iran membengkak hingga lebih dari 47 miliar dolar AS atau sekitar Rp854 triliun (Foto: Centcom via AP)

Trump Awalnya Perkirakan Perang Berlangsung Singkat

Trump melancarkan perang terhadap Iran bersama Israel pada akhir Februari 2026. Pada awal konflik, strategi militer AS mengandalkan rudal presisi berteknologi tinggi dan mahal untuk menghancurkan pertahanan Iran.

Washington kemudian berharap dapat menggunakan amunisi yang lebih murah, termasuk bom gravitasi yang dilengkapi sistem pemandu JDAM, setelah pertahanan Iran melemah.

Namun, gencatan senjata pada April memberi Iran kesempatan untuk memulihkan sebagian kemampuan militernya. Teheran dilaporkan menggali kembali fasilitas penyimpanan bawah tanah serta mengaktifkan kembali sejumlah sistem pertahanan, rudal, dan drone yang sebelumnya tidak dapat digunakan.

Trump kemudian memberlakukan blokade maritim untuk menekan pendapatan ekspor minyak Iran. Pemerintah AS juga membuka kemungkinan melanjutkan operasi militer berskala besar setelah pemilu paruh waktu jika diperintahkan.

Sejumlah pejabat AS mengatakan Pentagon telah menyiapkan rencana untuk kembali melancarkan serangan besar terhadap Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Trump: AS Bisa Hancurkan Nuklir Iran dalam 10 Menit

7 jam lalu

Trump: AS Masih Punya 1 atau 2 Target Lagi di Iran

20 jam lalu

AS Ngotot Undang Putin ke KTT G20 meski Ditolak Negara-Negara Eropa, Ini Alasannya

21 jam lalu

Ganas! Iran Hantam 26 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah dengan 115 Serangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal