Bikin Merinding, Kota Hantu Ini Berisi Rumah-Rumah Mewah yang Ditelantarkan

Anton Suhartono
Kota hantu di China berisi ratusan rumah elite yang ditelantarkan (Foto: Oddity Central)

BEIJING, iNews.id - Perumahan elite raksasa berisi ratusan unit tempat tinggal di Shenyang, China, menarik perhatian. Proyek State Guest Mansions itu ditelantarkan oleh pengembang tanpa alasan jelas. Total ada 250 lebih tempat tinggal yang luas dan mewah di kota mini tersebut.

Pembangunan rumah mewah itu dimulai pada 2010 saat bisnis real estate di China berkembang pesat. Raksasa properti Greenland Group membeli berhektare-hektare tanah di kaki bukit sekitar Shenyang kemudian membangun tempat peristirahatan untuk orang kaya dan penguasa di wilayah itu. 

Sebanyak 260 unit vila bergaya Eropa dibangun lengkap dengan lantai marmer dan lampu gantung berlapis emas di langit-langit. Namun karena alasan yang belum terungkap, pembangunan dihentikan pada 2018. Akibatnya, perumahan raksasa itu hanya menjadi kota hantu.

“Semua yang ada di sini dibiarkan terbengkalai. Semua terasa sangat menyeramkan,” kata seorang warga setempat, kepada AFP.

Sejauh ini pengembang properti tidak pernah menyampaikan pernyataan resmi tentang mengapa proyek State Guest Mansions tersebut mangkrak. Spekulasi yang beredar di masyarakat, proyek itu mangkrak karena korupsi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
1 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Buletin
2 hari lalu

Interpol Bergerak, Riza Chalid Terendus di Kawasan ASEAN

Internasional
3 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal