Bobroknya Sistem Kesehatan India: Tempat Tidur Kurang, RS Tega Peras Pasien Covid-19

Ahmad Islamy Jamil
Foto ini diambil pada Kamis (11/6/2020), menunjukkan seorang pria di dalam ambulans sedang menunggu di luar bangsal Covid-19 Rumah Sakit Lok Nayak Jai Prakash (LNJP), New Delhi, India. (Foto-foto: AFP)

Dengan lonjakan infeksi yang kian parah, sistem perawatan kesehatan India kini berada di bawah tekanan yang amat kuat. Kematian Ashwani dan orang-orang yang bernasib sama sepertinya pun semakin meningkatkan kecemasan masyarakat Delhi akan ancaman wabah yang terus bergolak.

Sampai hari ini, menurut data resmi, lebih dari 1.200 orang telah meninggal akibat virus corona di Delhi. Sementara, lebih dari 1.000 kasus baru infeksi dilaporkan setiap hari di ibu kota India itu.

Kamar jenazah di berbagai rumah sakit telah dipenuhi dengan mayat pasien terkait dengan Covid-19. Sementara, para pegawai krematorium pun mengaku kewalahan melayani antrean jenazah yang hendak dikremasi (dibakar). Beberapa anggota dewan di Delhi mengatakan, jumlah korban jiwa akibat wabah virus corona sebenarnya dua kali lipat dari jumlah resmi yang dirilis pemerintah kota.

Pemberitaan media-media India pun kini penuh berisi dengan kisah-kisah tragis tentang pasien yang sekarat setelah ditolak rumah sakit. Berita itu antara lain, menceritakan seorang perempuan hamil meninggal saat diantar ke rumah sakit.

Ada pula cerita tentang seorang lelaki berusia 78 tahun mengajukan petisi ke Pengadilan Tinggi Delhi untuk mendapatkan tempat tidur yang dilengkapi ventilator di rumah sakit. Akan tetapi, kakek itu akhirnya meninggal dunia sebelum persoalannya diatasi oleh pemerintah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
21 hari lalu

Terungkap, India "Lindungi" Kapal Perang Iran dari Serangan AS

Health
24 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Nasional
1 bulan lalu

Agrinas: Impor 105.000 Pikap dari India Hemat Anggaran Rp46,5 Triliun

Internasional
1 bulan lalu

Pesawat Ambulans Udara Bawa 7 Orang termasuk Pasien Jatuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal