Boeing: Piranti Baru Sistem Anti-Stall Pesawat 737 Max Hampir Siap

Nathania Riris Michico
Belum diketahui kapan Boeing 737 Max akan kembali melayani penerbangan komersial. (FOTO: BOEING)

Badan Penerbangan Federal AS (FAA) menyatakan ada kemiripan antara peristiwa Lion Air dan Ethiopian Airlines. Namun Boeing memastikan perangkat lunak sudah dimutakhirkan sehingga MCAS tak lagi berfungsi jika terdapat data sensor yang bertentangan.

Pada sesi dengar pendapat untuk membahas keselamatan penerbangan, Rabu (27/3), para senator mempertanyakan Plt Kepala FAA, Daniel Elwell, mengenai praktik FAA yang melibatkan karyawan pabrikan pesawat dalam proses inspeksi, pengujian, sertifikasi pesawat buatan perusahaan tempatnya bekerja.

Selain itu, FAA dikritik karena menjadi badan keselamatan penerbangan terakhir yang menangguhkan penerbangan pesawat Boeing 737 Max menyusul jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines pada 10 Maret.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
5 bulan lalu

Boeing Dihukum Bayar Rp599 Miliar ke Keluarga Korban Kecelakaan 737 MAX

Nasional
6 bulan lalu

KPK Gelar Audiensi dengan Garuda Indonesia, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan Pesawat Baru

Nasional
7 bulan lalu

Harta Kekayaan Rusdi Kirana, Pemilik Lion Air yang Jadi Wakil Ketua MPR

Internasional
8 bulan lalu

Trump Ancam Blokir Suku Cadang Boeing ke China: Pesawat Mereka Tak akan Bisa Terbang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal