Bom Bunuh Diri di Kabul, Jenderal AS Peringatkan Serangan ISIS Belum Berakhir

Anton Suhartono
Serangan ISIS di Afghanistan diperkirakan masih berlanjut, menggunakan roket atau bom mobil (Foto: Reuters)

Dia menambahkan, serangan berikutnya bisa lebih bervariasi seperti menggunakan roket yang diarahkan ke bandara atau bom mobil.

Lebih lanjut McKenzie mengatakan 13 tentaranya tewas dan 18 lainnya luka. Para korban dalam proses evakuasi menggunakan pesawat C-17.

Militer AS tetap melanjutkan evakuasi warganya serta negara lain dari Afghanistan meski ada serangan. Namun Gedung Putih menegaskan kemungkinan tidak semua warga AS bisa dievakuasi sampai tenggat waktu 31 Agustus. Diperkirakan ada sekitar 1.000 warga AS yang tertahan di Afghanistan.

"Saya kira kami bisa melanjutkan misi ini, bahkan di saat kami mendapat serangan seperti ini," kata McKenzie, seraya menegaskan pasukan AS akan memburu para pelaku.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Trump Sebut Putin Tak Akan Serang Negara NATO: Saya Sudah Bicara Dengannya

10 jam lalu

Banjir Bandang Grand Canyon AS, 2 Orang Tewas Puluhan Masih Hilang

14 jam lalu

Presiden Iran Peringatkan AS: Kami Tak Ingin Perang, tapi...  

1 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS

1 hari lalu

Panas Lagi! Iran Tembak Jatuh Drone MQ-9 Reaper AS di Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal