Bom Bunuh Diri di Kabul, Jenderal AS Peringatkan Serangan ISIS Belum Berakhir

Anton Suhartono
Serangan ISIS di Afghanistan diperkirakan masih berlanjut, menggunakan roket atau bom mobil (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Departemen Pertahanan Amerika Serikat memperingatkan serangan ISIS-K di Afghanistan akan terus berlanjut selama proses evakuasi warga asing dari bandara Kabul. Pasukannya bersiap untuk menghadapi kemungkinan terburuk.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut dengan menyatakan salah satu pelaku mengincar pasukan AS serta penerjemah yang bekerja untuk kepentingan Negeri Paman Sam.

Dua serangan bom bunuh diri disertai penembakan kelompok bersenjata di dekat Bandara Internasional Hamid Karzai menewaskan sedikitnya 60 warga sipil Afghanistan dan 13 pasukan AS. Selain itu ratusan orang lainnya luka. Jumlah korban tewas masih mungkin bertambah karena banyak yang mengalami luka parah.

Kepala Pusat Komando AS Frank McKenzie mengatakan ancaman dari ISIS tetap ada di samping ancaman lainnya.

"Kami yakin ada keinginan dari mereka melanjutkan serangan ini. Kami memperkirakan serangan akan terus berlanjut dan kami melakukan segala upaya dan bersiap," kata McKenzie, dikutip dari Reuters, Jumat (27/8/2021).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Tembak Kapal Tanker Qatar di Selat Hormuz

57 tahun lalu

Trump Kecam Wasit Brasil karena Beri Kartu Merah Folarin Balogun: Mengerikan!

57 tahun lalu

Blak-blakan, Trump Lobi Presiden FIFA untuk Batalkan Kartu Merah Folarin Balogun

57 tahun lalu

Pria yang Viral Ngaku Tentara saat Ditegur Naik Motor di Trotoar Depok Minta Maaf

57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal