Bos Yakuza Meringis, Pandemi Corona Bikin Pendapatan Sindikat Merosot

Djairan
Masyarakat Jepang di tengah wabah Covid-19 (ilustrasi). (Foto: AFP)

Selain itu, banyak anggota yakuza berusia lanjut berisiko tertular virus corona. Karena itu, beberapa kelompok membatalkan pertemuan akhir tahun dan tahun baru, pesta minum, dan menghindari pekerjaan tatap muka.

Yakuza adalah sindikat kejahatan terorganisasi Jepang, seperti triad di negara Asia lainnya atau mafia di negara Barat. Meski asal-muasal geng ini tidak dijelaskan secara perinci, kebanyakan yakuza modern berasal dari dua golongan yang muncul pada pertengahan Zaman Edo, yakni dari 1603-1868.

Pada Mei lalu, Sky News melaporkan, geng yakuza terlibat penipuan terkait virus corona, dan menaikkan harga obat-obatan di jalanan untuk menutupi kekurangan pendapatan mereka. Namun, jaringan kriminal berusia berabad-abad itu juga menjalankan aksi sosial kemanusiaan untuk meningkatkan citranya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Korban Tewas Banjir Jepang Jadi 9 Orang, Sebagian Terjebak di Mobil yang Tenggelam

4 hari lalu

Hujan Ekstrem Guyur Jepang, 8 Orang Tewas hingga Ribuan Penumpang Terjebak di Bandara

9 hari lalu

Tak Sebut Nama AS, PM Jepang Takaichi: Cukup Negara Kami yang Dibom Atom!

11 hari lalu

Bunker di Sekolah Jaksel Dibuka Polisi, Yayasan Ungkap Temuan Senjata hingga Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal