Brutal! Tentara Israel Ngaku Disuruh Komandan Tembaki Warga Palestina Antre Makanan

Anton Suhartono
Para perwira IDF ternyata memerintahkan anak buah menembaki warga Palestina tidak bersenjata yang antre menerima bantuan makan (Foto: AP)

Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) pada Selasa lalu mengungkap, sejak 27 Mei, saat GHF memulai operasi pemberian bantuan, setidaknya 410 orang tewas dalam upaya mendapatkan makanan di pusat-pusat pendistribusian.

Israel menolak bekerja sama dengan badan PBB untuk urusan pengungsi Palestina UNRWA dalam mendistribusikan bantuan.

Parlemen Israel pada Oktober 2024 mengesahkan UU yang melarang aktivitas UNRWA di Israel serta wilayah yang didudukinya. Keputusan itu diambil setelah Israel menuduh  beberapa staf UNRWA terlibat dalam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Kemudian pada 30 Januari 2025, UU yang melarang aktivitas UNRWA mulai berlaku.

PBB menyatakan Israel tidak memberikan bukti apa pun untuk mendukung tuduhannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Dari Medan Perang ke Pasar Gelap, Senjata Israel Dicuri Jatuh ke Geng Kriminal

16 jam lalu

AS Tak Izinkan Presiden Mahmoud Abbas Hadiri Sidang Umum PBB, Ini Reaksi Palestina

16 jam lalu

Israel Bobol! Banyak Senjata Dicuri dari Gudang Senjata Selama Perang Gaza

2 hari lalu

Miris! Gedung Tempat Tinggal di Gaza Dihuni Puluhan Orang Ambruk, 20 Tewas

2 hari lalu

Sewenang-wenang! Militer Israel Tutup Masjid Ibrahimi di Tepi Barat untuk Ritual Yahudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal