Hari Pertama Forum H20, BPJPH Sepakati 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal
JAKARTA, iNews.id – Hari pertama penyelenggaraan The 5th Summit of Halal 20 (H20) menghasilkan 39 kerja sama strategis untuk memperkuat ekosistem jaminan produk halal di tingkat nasional maupun internasional.
Kesepakatan tersebut mencakup 15 Mutual Recognition Agreement (MRA), 4 Memorandum of Understanding (MoU), 19 Perjanjian Kerja Sama (PKS), serta 1 Nota Kesepahaman antara Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan mitra strategis.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah krusial BPJPH dalam memperluas jejaring pengakuan sertifikasi halal internasional dan memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) halal secara berkelanjutan.
“Kerja sama yang dihasilkan pada H20 ini menunjukkan bahwa penguatan ekosistem halal membutuhkan kolaborasi lintas negara dan lintas sektor. Melalui MRA, MoU, dan kerja sama penguatan sumber daya manusia, BPJPH terus membangun jejaring yang dapat mendukung terwujudnya jaminan produk halal yang semakin kuat, kredibel, dan diakui secara global,” ujar Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal BPJPH, Abd Syakur di Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Sebanyak 15 MRA ditandatangani BPJPH dengan Halal Certification Bodies (HCBs) internasional. MRA tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama pengakuan dan penerimaan sertifikasi halal antara Indonesia dan lembaga sertifikasi halal di berbagai negara.
Kelima belas HCBs yang terlibat dalam MRA tersebut adalah Halal Australia PTY, LTD; Halal Certification Services (HCS) Switzerland; Halal Certification Agency Vietnam; IGMG-EHZ European Institute of Halal Certification Germany; Halal Food Council of Europe (HFCE) Italy; Centro Islámico de la República Argentina; Halal Correct Spain; Halal Standard Committee of the Spiritual Board of Muslims of the Republic of Tatarstan; Halal Science and Certification Center (HSCS) Tunisia; GHC Global Halal Certification Company Limited Vietnam; THA New Zealand Limited; Japan Halal Certification Promotion Organization (JHCPO); Instituto Halal de Portugal (IHP); Fambras Certification SAS Colombia; dan ANIC Halal Authority.
Kerja sama internasional tersebut memperkuat jejaring kelembagaan halal Indonesia dengan berbagai HCBs di mancanegara, sekaligus mendukung penguatan tata kelola pemastian produk halal dalam perdagangan produk lintas negara.
Selain MRA, BPJPH juga menandatangani 4 MoU dengan mitra strategis, yaitu Ministry of Food and Drug Safety (MFDS) Korea, UniGlobal Trainbiz (Shanghai) Co., Ltd., Wagstaff Food Service Pty Ltd Australia, dan Islam Channel Limited. Kerja sama tersebut mencakup penguatan kolaborasi strategis yang mendukung pengembangan ekosistem halal dan perluasan jejaring kerja sama BPJPH dengan mitra internasional.