Buka Puasa Bersama Gedung Putih Diboikot Para Tokoh Muslim

Anton Suhartono
Gedung Putih menggelar buka puasa bersama, Selasa (2/4), namun diboikot para tokoh Muslim AS (Foto: Reuters)

Banyak warga Muslim, Arab, serta aktivis anti-perang marah atas dukungan pemerintahan Biden terhadap Israel yang hingga kini telah menewaskan 32.800 lebih warga Gaza.

Momen buka puasa ini bakal sangat kontras dengan perayaan Idul Fitri di Gedung Putih pada Mei 2023. Belasan tokoh Muslim saat itu bersorak untuk Biden setelah Sang Presiden mengatakan bahwa Gedung Putih juga rumah bagi komunitas Muslim.

Anggota Kongres Muslim yang hadir pada acara tersebut termasuk anggtoa DPR dari Partai Demokrat Ilhan Omar dan Rashida Tlaib. Mereka adalah warga AS keturunan Palestina. Namun kini mereka berbalik menjadi kritikus vokal terhadap kebijakan Biden soal Gaza.

Sebagai gantinya kelompok Muslim dan aktivis anti-perang akan melakukan unjuk rasa dan buka puasa di Lafayette Park dekat Gedung Putih. Mereka akan membagikan kurma dan air minum.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

57 tahun lalu

Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal