Buka Suara Pascaputuskan Mundur, Mahathir: Saya Akan Bentuk Pemerintahan yang Tak Memihak Mana pun

Nathania Riris Michico
PM Malaysia Mahathir Mohamad. (FOTO: Behrouz MEHRI / AFP)

Dari pernyataan yang disampaikan berbagai partai politik, jelas mereka mengubah sikap dan strategi mengenai dukungan terhadap pria 94 tahun itu.

UMNO dan PAS yang mulanya ingin membentuk aliansi baru bersama partai yang didirikan Mahathir, Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM), mengumumkan lebih memilih digelarnya pemilu ulang. Dengan demikian, parlemen harus dibubarkan terlebih dulu.

Lalu koalisi Pakatan Harapan menarik dukungan untuk Mahathir. Tiga partai dalam koalisi Pakatan yang masih bertahan, yakni Partai Keadilan Rakyat (PKR), Partai Aksi Demokratik (DPA), dan Partai Amanah Negara, menyatakan dukungan mereka kepada Anwar Ibrahim untuk menjadi PM Malaysia kedelapan.

Sebelum Mahathir mundur, Anwar memang dijanjikan akan menduduki posisi PM, sebagaimana kesepakatan di internal Pakatan Harapan sebelum pemilu Mei 2018.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Health
16 jam lalu

Obat Crestor dan Lipitor di Indonesia Lebih Mahal dibanding Malaysia, Menkes Bongkar Faktanya!

Nasional
16 jam lalu

Menkes Tegaskan Pajak Bukan Biang Kerok Harga Obat di Indonesia Super Mahal

Nasional
16 jam lalu

Menkes Kaget Harga Obat RI 5 Kali Lebih Mahal dari Malaysia!

Internasional
5 hari lalu

PM Malaysia: Perang Timur Tengah Bisa Picu Krisis Dahsyat, Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal