Buruh Peternakan Racuni Ratusan Elang di Australia dengan Bahan Kimia

Nathania Riris Michico
Ratusan elang mati di Australia karena diracun. (Foto: ABC News)

Pengadilan Magistrasi Sale juga mengungkapkan, James Silvester mengaku membunuh 366 elang selama 2017 dan 40 ekor lainnya di awal 2018 di properti nomor 2742, 2744, dan 2789 yang terletak di McKillops Road, Tubbut.

Laporan DELWP memperkirakan, perlu waktu dua setengah tahun sebelum populasi elang ekor baji bisa kembali berkembang biak ke tingkat normal.

"Ini merupakan sanksi hukum yang pertama kali kita jatuhkan atas kasus perusakan kelestarian satwa liar di Victoria, jadi ini merupakan pernyataan penting yang dibuat oleh pengadilan, bahwa ini adalah masalah yang sangat serius dan ini adalah soal bagaimana kasus semacam ini harus ditangani," kata pejabat investigasi dan unit intelijen DELWP, Lain Bruce.

Sementara itu, pengacara James Silvester, Keith Borthwick, mengatakan bahwa majikan kliennya memainkan peran utama dalam kematian elang ini.

"Tindakan itu dilakukan di bawah instruksi dari majikannya," kata Borthwick.

Dia menyebut James Silvester berada di bawah tekanan untuk meningkatkan tingkat kelangsungan hidup domba.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
2 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
2 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Nasional
2 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal