Cadangan Mineral Afghanistan Capai Rp14.469 Triliun, Mau Diapakan Taliban?

Ahmad Islamy Jamil
Pejuang Taliban membawa senjata buatan Amerika Serikat yang ditinggalkan Tentara Nasional Afghanistan, Senin (16/8/2021). (Foto: Reuters)

KABUL, iNews.id Afghanistan kini menjadi perhatian global. Bukan saja karena kabar tentang kejatuhan pemerintahnya yang berlangsung cepat oleh kelompok Taliban baru-baru ini, tetapi juga melimpahnya kekayaan mineral negara itu yang belum termanfaatkan. 

CNN pada Kamis (19/8/2021) melaporkan, Afghanistan saat ini memang tercatat sebagai salah satu negara termiskin di dunia. Akan tetapi, cadangan mineral seperti besi, tembaga, dan emas tersebar di seluruh provinsi negara itu. 

Ada juga mineral tanah langka. Bahkan—yang paling penting—Afghanistan bisa jadi salah satu pemilik simpanan litium terbesar di dunia. Litium adalah komponen penting namun langka yang digunakan dalam berbagai produk baterai isi ulang serta teknologi lain yang dibutuhkan untuk mengatasi krisis iklim global.

Lebih dari satu dekade lalu, pada 2010, pejabat militer dan ahli geologi AS memperkirakan pasokan mineral Afghanistan bisa bernilai sekitar 1 triliun dolar AS (sekira Rp14.469 triliun untuk kurs saat ini).

“Afghanistan tentu saja merupakan salah satu daerah yang kaya akan logam mulia tradisional, tetapi juga logam (yang dibutuhkan) untuk ekonomi yang muncul di Abad ke-21,” kata ilmuwan yang juga pakar keamanan pendiri Ecological Futures Group, Rod Schoonover, dikutip kembali Alarabiyah, Jumat (20/8/2021). 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.611 per Dolar AS

5 jam lalu

Warga AS Makin Tercekik! Harga Solar Tembus 6 Dolar per Galon, Tertinggi dalam Sejarah

9 jam lalu

Trump Klaim AS kini Produsen Minyak Terbesar di Dunia

10 jam lalu

Jelang Pemilu Paruh Waktu AS, Trump Tak Tidur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal