Cekcok di Gedung Putih hingga Diusir, Zelensky Minta Maaf kepada Trump

Anton Suhartono
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta maaf kepada Donald Trump terkait pecekcokan mereka di Gedung Putih (Foto: AP)

"Ada banyak diskusi antara tim kami, Ukraina, dan Eropa yang terkait dengan diskusi ini. Saya ingin menggambarkannya sebagai kemajuan," kata Witkoff, seraya berharap ada kesepakatan yang akan dicapai dengan Ukraina.

Pernyataan itu disampaikan Witkoff beberapa saat sebelum meninggalkan AS menuju Arab Saudi untuk mengikuti negosiasi dengan pemerintah Ukraina.

Trump dan Zelensky terlibat cekcok di Ruang Oval, membuyarkan semua rencana, termasuk penandantanganan kesepakatan pengiriman mineral langka Ukraina ke AS.

Di antara yang memicu ketegangan adalah Zelensky meragukan apakah Presiden Rusia Vladimir Putin bisa dipercaya untuk melakukan negosiasi damai guna mengakhiri perang. Dia memberi conton perjanjian di masa lalu yang berulang kali dilanggar Putin. Namun Trump tak suka dengan pernyataan itu dengan menganggap Zelensky tak siap untuk berdamai.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal