Celana Dalam Jadi Bukti Kematian Pemimpin ISIS Al Baghdadi

Nathania Riris Michico
Abu Bakar Al Baghdadi. (FOTO: AFP)

"Semua intelijen dan akses ke Al Baghdadi, di samping identifikasi tempatnya, adalah hasil pekerjaan kami. Sumber intelijen kami terlibat dalam pengiriman koordinat, mengarahkan penurunan satuan dari udara, terlibat bagi keberhasilan operasi sampai saat-saat terakhir," katanya, seperti dilaporkan BBC, Rabu (30/10/2019).

Can menuturkan, SDF bekerja sama dengan CIA untuk melacak Baghdadi sejak 15 Mei, dan menemukan dia bersembunyi di provinsi Idlib, di mana operasi dilakukan.

Sumber tersebut, kata Can, menemukan pemimpin ISIS itu akan pindah ke tempat baru di Jarablus.

SDF merupakan sekutu penting AS dalam perang melawan ISIS, tetapi awal bulan ini Trump menarik pasukan AS dari Suriah bagian utara. Para pengamat mengatakan penarikan AS memberikan lampu hijau kepada Turki untuk memulai serangan lintas batas di kawasan.

Beberapa sekutu AS atau kekuatan di kawasan sebelumnya diberitahu soal operasi itu, termasuk Turki, Irak, pasukan Kurdi di timur laut Suriah, dan Rusia yang menguasai wilayah udara Idlib.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Tembak Mati Hampir 200 Orang di Nigeria, Sebagian Besar Korban Muslim

Internasional
27 hari lalu

Militer AS dan Sekutu Gempur Suriah Lagi, Incar 35 Target ISIS

Internasional
1 bulan lalu

Kaleidoskop 2025: Daftar Negara yang Diserang Israel Sepanjang Tahun Ini

Internasional
1 bulan lalu

Nah! Warga Nigeria Sebut Serangan AS Salah Sasaran, bukan Ngebom Lokasi ISIS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal