China Akhirnya Ucapkan Selamat kepada Joe Biden

Anton Suhartono
Wang Wenbin (Foto: Reuters)

Seperti diketahui, Donald Trump menolak kemenangan Biden dan sedang menempuh jalur hukum untuk membatalkan penghitungan suara di beberapa negara bagian yang hasil penghitungan suaranya ketat.

Sebelumnya Kemlu China mengungkapkan alasan mengapa Presiden Xi Jinping tak memberikan ucapan selamat setelah Joe Biden yang merupakan capres dari Partai Demokrat dinyatakan sebagai pemenang pilpres AS pada Sabtu pekan lalu.

China jusru menghormati hasil Pilpres AS yang sesungguhnya akan ditentukan sesuai dengan UU yang berlaku. Karena itu, China akan mengikuti tradisi internasional dalam membuat pernyataan mengenai hasil pilpres AS, yakni setelah kemenangan kandidat disahkan oleh hukum di negara bersangkutan.

Sementara itu hasil penghitungan suara terbaru, Kamis (12/11/2020), Biden kembali meraup kemenangan di Arizona yang merupakan basis Partai Republik. Dengan demikian Biden berhak atas tambahan 11 suara elektoral, sehingga totalnya menjadi 290. Sementara itu Trump mengumpulkan 217 suara elektoral.

Seorang capres AS harus mengumpulkan setidaknya 270 suara elektoral untuk mendapatkan tiket ke Gedung Putih.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 jam lalu

Gawat! Trump Mungkin Perintahkan Serang Iran Lagi

23 jam lalu

Berubah Pikiran, Trump Pertimbangkan Kirim Pasukan AS Bantu Saudi Serang Houthi

24 jam lalu

Damaikan 8 Perang, Trump: Seharusnya Saya yang Dapat Nobel Perdamaian

1 hari lalu

Trump Kritik Penerima Hadiah Nobel Perdamaian 2026: Orang Tidak Terkenal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal